Sebelumnya ikan paus tersebut masih dalam keadaan hidup, namun pada saat akan dilakukan evakuasi posisi air laut dalam keadaan surut dan kesulitan dievakuasi ke laut karena tubuh ikan yang besar.
Saat menunggu air laut pasang kembali, dan mau dilanjutkan proses evakuasi ke laut lepas atau Laut Banda, ikan tersebut kehabisan napas dan mati.

Terdamparnya mamalia laut yang memiliki tubuh besar itu sempat viral di media sosial Facebook setelah diunggah salah satu akun.
Loka Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut (PSPL) Sorong, Wiwit Handayani mengungkapkan, paus tersebut terdampar di Pantai Terkuri pada Minggu sekitar pukul 05.00 WIT.
“Iya, informasinya begitu. (Terdampar) 4 September 2022 jam 05.00,” ungkapnya saat dikonfirmasi dari Ambon, Senin (5/9/2022).
Dijelaskan Wiwit, mamalia yang terdampar di pantai itu diyakini merupakan jenis paus sperma. “Dari bentuk kepalanya, dari jenis paus sperma,” katanya.
“Sementara baru sebatas info panjangnya, sekitar 12 meter,” sambungnya.
Paus yang ditemukan itu direncanakan dikubur dengan menggunakan alat berat.
“Rencana akan dilakukan penguburan dengan menggunakan alat berat milik perusahaan kayu Gema Gemilang Hutani,” tandasnya.
Menyinggung penyebab hingga mamalia laut itu bisa terdampar ke pantai, Wiwit mengaku belum bisa dipastikan. “Jadi memang perlu waktu untuk mencari informasi lebih lanjut,” pungkasnya.





