Porostimur.com, Piru – Demi mencegah terpapar radikalisme dan terorisme di masyarakat utamanya generasi muda, Yayasan Bakukele Maluku mengelar sosialisasi deteksi dini masuknya radikalisme dan terorisme di Maluku, yang diselengarakan di Dusun Ketapang, Desa Lokki, Kecamatan Huamual, Seram Bagian Barat, Senin (5/9/2022).
Kegiatan dihadiri oleh Kapolsek Huamual Romi Pradigta, S.IK, Danpos Lokki, Babinsa Lokki, Ketua Yayasan Bakukele Rusli, tokoh agama dan tokoh masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, Ketua Yayasan Rusli mengatakan, yayasan yang dibentuk oleh pemerintah dalam hal ini Badan Nasional Penangulangan Terorisme (BNPT) yaitu bagaimana bersosialisasi mengundang narasumber di bidang hukum baik dari instansi terkait ataupun aparat keamanan agar memberikan pemahaman terkait hal-hal yang dapat mencegah seseorang dapat terpapar virus radikalisme, intoleran dan terorisme.
“Kita menyampaikan kepada masyarakat terkait dampak dari radikalisme, terorisme, intoleran dan gerakan separatis, maka langkah awal kita lakukan dengan cara mendeteksi dini agar jangan ada masyarakat ataupun genarasi muda yang terpapar virus ini,” papar Rusli.
Kapolsek Huamual Romi meminta kerjasama dan dukungan tokoh masyarakat, tokoh agama, lembaga ataupun yayasan untuk menciptakan kamtibmas yang aman, tentram di wilayah SBB.





