PBB Temukan Dasar Kuat Serangan AS di Iran sebagai Kejahatan Perang

oleh -67 Dilihat
AS menyerang sekolah di Iran dengan rudal presisi, membunuh banyak pelajar. Foto/anadolu

Misi tersebut menyatakan bahwa dalam kasus Minab, pihak yang melakukan serangan gagal memenuhi kewajiban untuk melakukan langkah-langkah yang layak guna memastikan bahwa sasaran yang dituju benar-benar merupakan objek militer. Temuan itu diperkuat oleh karakteristik fisik sekolah, termasuk mural untuk anak-anak, papan nama sekolah dan area bermain.

Serangan di Minab sebelumnya telah menjadi salah satu insiden paling mematikan dalam perang tersebut. Laporan media menyebut lebih dari 150 orang tewas, termasuk sekitar 120 anak-anak.

Investigasi Al Jazeera sebelumnya juga menemukan indikasi bahwa bangunan sekolah terpisah secara jelas dari fasilitas militer di dekatnya. Analisis citra satelit dan video menunjukkan adanya serangan terpisah terhadap kompleks militer dan sekolah.

Baca Juga  Bahlil Ancam Evaluasi Kontrak Ekspor Energi, Negara yang Tak Hargai Indonesia Bisa Disetop Pasokannya

Temuan PBB kini memberikan dimensi baru terhadap insiden tersebut.

Namun, kesimpulan misi pencari fakta PBB tetap merupakan hasil penyelidikan internasional dan bukan putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum.

Serangan Minab dan Lamerd Jadi Sorotan Internasional

Serangan terhadap sekolah Shajareh Tayyebeh di Minab terjadi pada hari pertama perang.

Saat itu, sekolah sedang menjalankan aktivitas belajar. Rudal menghantam bangunan dua lantai tersebut dan menyebabkan bangunan runtuh. Laporan Al Jazeera menyebut serangan terjadi sekitar pukul 10.45 waktu setempat.

No More Posts Available.

No more pages to load.