@Porostimur.com | Ambon :Pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Maluku pada triwulan II 2019 yang tercatat tumbuh 6,09% (yoy), mencerminkan perekonomian di Maluku tumbuh solid.
Apalagi, pertumbuhan ekonomi ini didorong tingginya permintaan domestik dari konsumsi Lembaga Non Profit melayani Rumah Tangga (LNPRT) dan konsumsi rumah tangga.
Hal ini juga ditopang iklim investasi yang tetap tumbuh positif.
Hal ini ditegaskan Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku, Noviarsano Manullang, dalam rilis berta yang diterima wartawan, Kamis (29/8).
Meskipun memiliki pertumbuhan PDRB di atas 6%, akunya, ekonomi Maluku justru mengalami kelambatan pertumbuhan pada triwulan II 2019 jika dibandingkan triwulan I 2019 yang sebesar 6,32% (yoy).
Menurutnya, kinerja pertumbuhan ekonomi Maluku triwulan II 2019 masih lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan ekonomi nasional yang sebesar 5,05% (yoy).
Dimana dari sisi pengeluaran, konsumsi swasta baik dari Lembaga Nonprofit melayani Rumah Tangga (LNPRT) dan rumah tangga, sama-sama mencatatkan pertumbuhan yang tinggi.
Konsumsi LNPRT dan konsumsi rumah tangga tercatat tumbuh masing-masing sebesar 11,65% (yoy) dan 7,04% (yoy) didukung oleh perbaikan pendapatan dan keyakinan konsumen serta terjaganya inflasi bahan pokok.




