Peduli Bencana Masamba, Laznas LMI akan Salurkan Hewan Kurban

oleh -3 Dilihat

Porostimur.com | Masamba: Terhitung 13 hari sudah bencana banjir menguji saudara kita di Kabupaten Luwu Utara, Makassar. Musibah tersebut memaksa lebih dari 14 ribu orang mengungsi dan telah merusak hampir 3 ribu bangunan. Data dari BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) menyebut sekitar 36 orang yang meninggal dan hampir 70 orang dilaporkan hilang.

Ternak warga mati diseret arus air, bahkan pertanian Masamba yang dikenal sebagai menghasilkan beras terbaik ini pun sawahnya hancur porak-poranda. Salah seorang masyarakat yang hingga kini bertahan di tenda pengungsian adalah Alfayed Sutrisno. Bapak tiga anak bersama istrinya ini harus meninggalkan daerah tempat tinggalnya di dusun Petambua.

Kondisi di pengisian tidak menentu hingga saat ini. Namun, selalu ada keadaan lain yang membuat Alfayed tetap mensyukuri. “Kami harus tetap siaga karena hujan deras terus mengguyur selama tiga hari. Tapi, alhamdulillah, suplai makanan untuk kami di sini selalu ada,” tuturnya.

Baca Juga  Mesin PLN Maba Selatan Rusak Hampir Sebulan, Warga Desak Penggantian Unit Baru

Seperti keluarga lainnya di pengungsian, Alfayed Sutrisno dan 6 KK lainnya tinggal di satu tenda yang sama. Mereka saling menguatkan dalam berbagai keterbatasan.

Di tenda pengungsian, warga masih kekurangan tikar. Sehingga terpaksa ada yang harus tidur beralaskan tanah. Air hujan juga sering masuk ke tenda, karena tidak terlapisi terpal. Derasnya hujan ini menyebabkan listrik tidak stabil hingga mati total. “Kami terbiasa setiap malam harus bertahan dalam kondisi gelap,” akunya sambil mengulas senyum.