Porostimur.com, Saumlaki – Akibat pelayanan listrik PLN di Latat Kecamatan Tanimbar Utara, Kabupaten Kepulauan Tanimbar asal-asalan, warga Tanut melakukan aksi unjuk rasa besar-besaran di kantor Camat Tanut di Kota Larat, Senin (5/11/2022) siang.
Warga menuntut agar segera dilakukan perbaikan sistem kelistrikan, agar tidak terjadi lagi pemadaman bergilir.
Masyarakat meminta laporan kinerja Camat Megi F. Titing dan Supervisior PLN Larat, secara terbuka kepada seluruh masyarakat Tanimbar Utara, terhadap progres serta tindak lanjut tuntutan warga masyarakat seperti penerangan, air bersih, dan jaringan telekomunikasi.
Para orator dalam orasinya lebih menekankan soal penerangan PLN Larat yang sudah enam bulan selalu terjadi pemadaman lampu secara bergilir.
Warga mengaku kecewa dan sangat kesal terkait janji pemerintah daerah untuk menstabilkan sistem PLN Larat agar bisa nyala 24 jam.
Petrus Batkunde, Koordinator Aksi Damai Tim Pemerhati Tanimbar Utara mengatakan, setelah dilakukan identifikasi, ada tenaga teknik di lapangan yang tidak memiliki kemampuan untuk mengoperasikan mesin-mesin yang ada. Bahkan pengadaan mesin-mesin ini baik dari pihak pemerintah maupun PLN, bukan mesin yang baru. Tetapi mesin-mesin lama, malah ada sebagian alat mesin yang tidak lengkap,” bebernya.









