Ia menjelaskan, keberadaan fasilitas penyimpanan hasil tangkapan, produksi es, serta sarana pendukung lainnya diharapkan dapat membantu nelayan menjaga kualitas ikan, memperluas jangkauan pemasaran, sekaligus meningkatkan nilai jual hasil perikanan.
Program KNMP sendiri merupakan salah satu program Kementerian Kelautan dan Perikanan dalam mendukung implementasi Instruksi Presiden Nomor 14 Tahun 2025 dan Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025.
Program ini juga menjadi bagian dari implementasi Asta Cita Ketiga Presiden, terutama dalam mendorong penciptaan lapangan kerja berkualitas, pengembangan kewirausahaan, industri kreatif, serta pembangunan infrastruktur.
“Dalam pelaksanaannya, KNMP di masing-masing ohoi akan menjadi salah satu penggerak utama kegiatan ekonomi. Melalui koperasi, berbagai aktivitas usaha nelayan diharapkan dapat terintegrasi, berjalan secara inklusif, dan memiliki keterhubungan yang lebih kuat dengan pasar,” tegasnya.
Tujuh Ohoi Disiapkan Naik Kelas pada 2027
Dinas Perikanan Kabupaten Maluku Tenggara tidak hanya berfokus pada pembangunan tujuh kawasan KNMP sepanjang 2026. Pemerintah daerah juga telah menyiapkan agenda pengembangan lanjutan agar kawasan tersebut memiliki kapasitas ekonomi dan fasilitas pendukung yang lebih memadai.










