“Kami optimistis dengan potensi yang ada dan akan terus meningkatkan frekuensi pelayanan sesuai kebutuhan masyarakat,” katanya.
Ia menegaskan, Pelni berkomitmen menghadirkan layanan transportasi laut yang aman, nyaman, dan terjadwal guna mendukung mobilitas masyarakat serta pertumbuhan ekonomi daerah.
Angkut Puluhan Penumpang di Pelayaran Perdana
Pada kunjungan perdananya, KM Tatamailau tiba di Pelabuhan Tobelo sekitar pukul 11.00 WIT dan menurunkan 13 penumpang. Kapal kemudian kembali berlayar pada pukul 14.00 WIT dengan membawa 58 penumpang dari Tobelo.
Pelabuhan Tobelo sendiri kini berstatus sebagai terminal point di bawah Cabang Pelni Ternate, dan untuk sementara hanya dilayani oleh kapal Pelni.
“Kami berkomitmen menjaga keandalan dan konsistensi layanan di rute baru ini, sehingga masyarakat mendapatkan kepastian jadwal dan pelayanan,” tambahnya.
Perkuat Konektivitas Kawasan Timur
KM Tatamailau merupakan kapal penumpang dengan kapasitas sekitar 1.000 orang, yang melayani rute Timika – Dobo – Tual – Kaimana – Fak-Fak – Sorong – Tobelo – Tidore – Bitung.
Sementara itu, Pelabuhan Tobelo memiliki panjang dermaga 170 meter dan lebar 20 meter, sehingga mampu mengakomodasi kapal dengan dimensi seperti KM Tatamailau.
Dengan dibukanya rute ini, diharapkan konektivitas transportasi laut di kawasan timur Indonesia, khususnya Maluku Utara, semakin kuat dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi serta mobilitas masyarakat secara lebih luas.









