Penetapan tersebut mencakup bandara-bandara besar seperti Soekarno-Hatta di Banten, I Gusti Ngurah Rai di Bali, dan Kualanamu di Sumatra Utara, hingga bandara strategis di wilayah timur Indonesia seperti Mopah di Papua Selatan dan Frans Kaisiepo di Papua.
Pattimura Ambon Resmi Berstatus Internasional
Dari Maluku, Bandar Udara Pattimura di Kota Ambon juga masuk daftar bandara internasional yang ditetapkan pemerintah.
Status ini diharapkan dapat membuka peluang penerbangan langsung ke luar negeri, mendukung ekspor komoditas unggulan, dan mempercepat arus wisatawan mancanegara ke Maluku.
Berikut daftar lengkap 36 bandar udara umum berstatus internasional yang ditetapkan Kemenhub:
- Sultan Iskandar Muda – Aceh Besar, Aceh
- Kualanamu – Deli Serdang, Sumatra Utara
- Minangkabau – Padang Pariaman, Sumatra Barat
- Sultan Syarif Kasim II – Pekanbaru, Riau
- Hang Nadim – Batam, Kepulauan Riau
- Soekarno Hatta – Tangerang, Banten
- Halim Perdanakusuma – Jakarta Timur, DKI Jakarta
- Kertajati – Majalengka, Jawa Barat
- Kulon Progo – Kulon Progo, DI Yogyakarta
- Juanda – Sidoarjo, Jawa Timur
- I Gusti Ngurah Rai – Badung, Bali
- Zainuddin Abdul Madjid – Lombok Tengah, NTB
- Sultan Aji Muhammad Sulaiman – Balikpapan, Kaltim
- Sultan Hasanuddin – Maros, Sulsel
- Sam Ratulangi – Manado, Sulut
- Sentani – Jayapura, Papua
- Komodo – Manggarai Barat, NTT
- S.M. Badaruddin II – Palembang, Sumsel
- H.A.S. Hanandjoeddin – Belitung, Babel
- Jenderal Ahmad Yani – Semarang, Jateng
- Syamsudin Noor – Banjarbaru, Kalsel
- Supadio – Pontianak, Kalbar
- Raja Sisingamangaraja XII – Tapanuli Utara, Sumut
- Raja Haji Fisabilillah – Tanjung Pinang, Kepri
- Radin Inten II – Lampung Selatan, Lampung
- Adi Soemarmo – Boyolali, Jateng
- Banyuwangi – Banyuwangi, Jatim
- Juwata – Tarakan, Kaltara
- El Tari – Kupang, NTT
- Pattimura – Ambon, Maluku
- Frans Kaisiepo – Biak Numfor, Papua
- Mopah – Merauke, Papua Selatan
- Kediri – Kediri, Jawa Timur
- Mutiara Sis Al Jufri – Palu, Sulteng
- Domine Eduard Osok – Sorong, Papua Barat Daya
- Aji Pangeran Tumenggung Pranoto – Samarinda, Kaltim
Dengan penambahan status internasional ini, pemerintah berharap konektivitas udara lintas negara menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah, memperkuat ekspor, dan membuka pintu investasi baru di berbagai sektor. (Leondard Manuputty)
Simak berita dan artikel porostimur.com lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel porostimur.com









