Potensi Desa Harus Dikelola Bersama
Menurut Wabup, setiap desa di Maluku Tenggara memiliki potensi ekonomi unggulan seperti pertanian, perikanan, kerajinan tangan, hingga pariwisata. Jika dikelola melalui koperasi, potensi-potensi tersebut dapat memberikan nilai tambah ekonomi dan membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat lokal.
“Koperasi yang kuat harus mampu menjawab tantangan zaman dan ikut serta dalam pembangunan desa secara terencana,” ujarnya.
SDM Koperasi Harus Adaptif dan Inovatif
Wabup Viali juga menyoroti pentingnya peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) dalam koperasi. Ia menyebut, pengurus dan anggota koperasi harus memahami prinsip-prinsip manajemen modern serta mampu menyusun strategi pengembangan koperasi secara adaptif dan inovatif.
“Diklat ini adalah langkah strategis menciptakan SDM koperasi yang kompeten dalam menghadapi dinamika ekonomi saat ini,” kata Viali.
Sinergi Jadi Kunci Pertumbuhan Koperasi
Di akhir sambutannya, Wakil Bupati menegaskan pentingnya sinergi antara koperasi, pemerintah desa, daerah, dan mitra strategis lainnya dalam membangun ekosistem ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
“Kami berkomitmen untuk terus mendampingi dan memfasilitasi koperasi melalui kebijakan-kebijakan yang berpihak kepada ekonomi desa,” tandasnya.











