Pemprov Maluku Gelar Musrenbang Tematik, Bahas Gender dan Inklusi Sosial

oleh -0 Dilihat
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Maluku Dr. Anton A. Lailossa, mengatakan forum tematik dibentuk karena isu-isu spesifik kerap tidak terbahas secara mendalam dalam musrenbang umum.

“Musrenbang tematik yang pertama kali kami lakukan ini menjadi inspirasi. Pendekatan isu spesifik seperti ini kemudian diarahkan untuk bisa diterapkan lebih luas,” katanya.

Masuk Tahap Pembahasan Lintas OPD

Ia menjelaskan, hasil pembahasan forum tematik akan dibawa ke tahap pembahasan lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di tingkat provinsi. Setelah dirumuskan dan diselaraskan dengan program masing-masing OPD, hasilnya akan dibahas kembali dalam Musrenbang bersama pemerintah kabupaten dan kota.

“Setelah di tingkat provinsi matang, barulah dibawa ke forum bersama kabupaten/kota untuk disepakati dan diusulkan ke pemerintah pusat,” jelas Anton.

Pemprov Maluku berharap pendekatan tematik ini mampu memperjelas peta persoalan gender, disabilitas, dan inklusi sosial di daerah. Dengan demikian, kebijakan pembangunan yang dirumuskan dalam RKPD 2027 dapat lebih tepat sasaran dan benar-benar menjangkau kelompok yang selama ini kurang terakomodasi. (Piere Pattipawaey)

Porostimur.com berkomitmen memberikan fakta jernih, terpercaya, dan berimbang. Simak berita dan artikel terbaru kami di: WhatsApp Channel porostimur.com

No More Posts Available.

No more pages to load.