Pendapatan Daerah Maluku Tengah 2026 Turun 15,34 Persen, Realisasi Masih 2,45 Persen

oleh -26 views
Berdasarkan data hingga Mei 2026, realisasi Pendapatan Daerah Pemkab Maluku Tengah masih tergolong rendah, yakni baru mencapai Rp37,07 miliar atau setara 2,45 persen dari total target tahun berjalan.

Porostimur.com, Masohi – Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2026 Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah mencatat penurunan pada sektor pendapatan daerah. Total anggaran Pendapatan Daerah ditetapkan sebesar Rp1.514,17 miliar atau turun 15,34 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Berdasarkan data hingga Mei 2026, realisasi Pendapatan Daerah Pemkab Maluku Tengah masih tergolong rendah, yakni baru mencapai Rp37,07 miliar atau setara 2,45 persen dari total target tahun berjalan.

Realisasi Pendapatan Masih Minim

Rendahnya capaian realisasi pendapatan dalam lima bulan pertama tahun anggaran ini menunjukkan masih adanya tantangan dalam optimalisasi penerimaan daerah.

Dari total realisasi Rp37,07 miliar tersebut, kontribusi terbesar berasal dari komponen Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) yang mencapai Rp36,45 miliar. Sementara itu, Pendapatan Asli Daerah (PAD) tercatat sebesar Rp0,63 miliar.

Komposisi ini memperlihatkan ketergantungan yang masih tinggi terhadap dana transfer dari pemerintah pusat dibandingkan dengan kemampuan daerah dalam menggali sumber pendapatan asli.

Baca Juga  Buka Festival Ketupat Telaga Kodok 2026, Sekda Maluku Tegaskan Spirit Orang Basudara

Ketergantungan pada Dana Transfer

Dominasi TKDD dalam struktur pendapatan menjadi indikator bahwa kemandirian fiskal daerah masih perlu diperkuat. PAD yang relatif kecil menunjukkan perlunya inovasi dan strategi baru dalam meningkatkan sumber-sumber pendapatan lokal, baik dari sektor pajak daerah, retribusi, maupun pengelolaan aset daerah.

No More Posts Available.

No more pages to load.