Penumpang Pertanyakan Dasar Tiket Tambahan Motor Feri Waipirit–Hunimua

oleh -151 Dilihat
Seorang penumpang kapal feri rute Waipirit–Hunimua, Herfy Oma, mengaku mengalami pengalaman yang tidak biasa saat hendak menyeberang dari Waipirit menuju Hunimua, Kamis (8/10/2026) pagi.

Porostimur.com, Ambon – Seorang penumpang kapal feri rute Waipirit–Hunimua, Herfy Oma, mengaku mengalami pengalaman yang tidak biasa saat hendak menyeberang dari Waipirit menuju Hunimua, Kamis (8/10/2026) pagi.

Herfy mengaku kembali diminta membayar tiket untuk sepeda motor yang berada di dalam kendaraan yang ditumpanginya, meski dirinya telah membayar tiket perjalanan.

Keluhan tersebut disampaikan Herfy melalui unggahan di media sosial Facebook pada Kamis pagi. Ia menyebut kejadian itu berlangsung sekitar pukul 06.00 WIT saat proses pemeriksaan tiket sebelum naik kapal.

Menurut Herfy, petugas menyampaikan bahwa sepeda motor yang diangkut di dalam kendaraan tetap harus dibayarkan secara terpisah dengan nominal minimal sekitar Rp70 ribu.

“Memang harus bayar? Ini kan motor di dalam oto, mengapa harus bayar lagi?” demikian inti pertanyaan Herfy sebagaimana ditulis dalam unggahannya.

Baca Juga  Pemkab Aru Dukung Pencabutan Relaksasi Transhipment, Bupati Minta Dihentikan Total

Namun, menurut pengakuannya, petugas tetap menyatakan sepeda motor tersebut harus memiliki pembayaran tiket tersendiri.

Herfy kemudian mempertanyakan dasar aturan yang digunakan untuk mengenakan biaya tambahan tersebut. Ia mengaku bingung karena tiket perjalanan untuk dirinya maupun kendaraan yang ditumpanginya telah dibayarkan.

No More Posts Available.

No more pages to load.