Perempuan Korban Perkosaan 2 Oknum Polisi di Ambon Tarik Laporan, Akui Bohong dan Sedang Mabuk

oleh -299 views

Porostimur.com, Ambon – Perempuan korban pemerkosaan dan tindak kekerasan yang dilakukan oleh dua oknum anggota polisi di Kepolisian Daerah Maluku berinisial MS, kini menarik laporannya dari kepolisian setempat. MS bilang, pengakuannya tentang tindak perkosaan dan penganiayaan yang diduga dilakukan dua oknum polisi, tidak benar alias bohong.

Padahal, pada Senin (19/6/2023) lalu, MS mengaku diperkosa Bripka SN maupun Briptu RS di kamar Hotel Budget, Kota Ambon, sekira pukul 19.00 WIT. Lantaran itu, dia membuat laporan ke Polda Maluku, sebagaimana diberitakan sejumlah media kala itu.

Namun terkini, MS mengaku tidak dianiaya oleh Bripka SN. Luka lebam yang dialami korban di wajah, diakui sebagai tindakan refleks Bripka SN, yang mengayunkan tangannya setelah keduanya bertengkar.

Baca Juga  Lapas Perempuan Kelas III Ambon Gelar Sidang TPP Bagi 3 Orang Warga Binaan

MS juga mengaku membuat laporan polisi palsu karena dalam keadaan mabuk minuman keras. Ia terpaksa membuat laporan itu akibat kesal dengan Bripka SN.

Terkait hal itu, Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol M. Rum Ohoirat, mengaku, sangat menyesalkan pernyataan dari MS di sejumlah media massa.

Ohoirat bilang, pihaknya belum mengetahui pasti alasan dibalik pernyataan terbalik yang disampaikan MS. Padahal menurut Ohoirat, saat membuat laporan polisi, MS tidak dalam keadaan mabuk.

No More Posts Available.

No more pages to load.