Peringatan Dini BMKG: Gelombang Tinggi Akibat Tropical Storm MUN, Berlaku Sampai 7 Juli 2019

oleh -185 views
Link Banner

@porostimur.com |Ambon: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memberikan informasi peringatan dini cuaca ekstrem yang akan melanda sejumlah wilayah di Indonesia, termasuk Maluku an Maluku Utara, berlaku besok Jumat (5/7).

Dikutip dari laman resmi bmkg.go.id terdapat sirkulasi siklonik di Papua (925/850 mb) dan di Utara Maluku Utara (925/850 mb).

Konvergensi memanjang dari Bengkulu hingga Sumatera Barat, dari NTB hingga Utara Jawa Barat, di NTT, dari Kalimantan Selatan hingga Kalimantan Tengah, di Papua dan di Timur Filipina.

Belokan angin terdapat di Sumatera, Laut Sulu, Kalimantan, Maluku Utara, dan Papua Barat.

Link Banner

Low level jet dengan kecepatan angin mencapai > 25kt terdapat di Laut Cina Selatan.

Kondisi tersebut mengakibatkan adanya cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai angin kencang dan kilat/petir di sejumlah wilayah.

BMKG menjelaskan adanya tropical Storm “MUN” 992 hPa di Laut China Selatan.

Baca Juga  Pemkot Ambon Berlakukan PSBB Transisi, Nikah Boleh-Pesta Tidak

Sementara itu pola sirkulasi angin terdapat di Samudra Pasifik utara Halmahera.

Pola angin di wilayah utara ekuator umumnya dari Selatan – Barat Daya dengan kecepatan 4 – 25 knot, sedangkan di wilayah selatan ekuator umumnya dari Timur – Tenggara dengan kecepatan 4 – 25 knot.

Kecepatan angin tertinggi terpantau di Perairan Laut Banda dan Laut Arafuru.

Kondisi ini mengakibatkan peningkatan tinggi gelombang di sekitar wilayah tersebut.

Berikut adalah daftar wilayah yang berpotensi alami cuaca ekstrem hujan lebat disertai petir pada Jumat (5/7) yang porostimur.com rangkum dari laman bmkg.go.id.

Baca Juga  Rayakan Maulid Nabi, Warga Dusun Uhe Minta Dijauhkan dari Bencana

Tinggi gelombang 1,25 – 2,5 meter 

-PERAIRAN SELATAN KEP. BANGGAI – SULA

-LAUT SERAM

-PERAIRAN KEP. SERMATA HINGGA TANIMBAR

-PERAIRAN KEP. KEI HINGGA ARU

-LAUT ARAFURU DAN LAUT BANDA

-LAUT MALUKU

-LAUT HALMAHERA

-PERAIRAN KEP. HALMAHERA

-SAMUDERA PASIFIK UTARA HALMAHERA HINGGA PAPUA BARAT

BMKG juga memberikan saran aktivitas pelayaran untuk memperhatikan risiko keselamatan.

1. Perahu nelayan (Kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1.25 m)

2. Kapal tongkang (Kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1.5 m)

3. Kapal Ferry (Kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2.5 m)

Baca Juga  Kini Nonton Bioskop Bisa Dilakukan Dari Mobil

4. Kapal ukuran besar seperti kapal kargo/kapal pesiar (Kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4.0 m).

Masyarakat diimbau untuk selalu waspada. (red)