Porostimur.com, Ramallah – Presiden Palestina Mahmoud Abbas mengatakan akan melestarikan narasi Nakba, yakni momen terusirnya ratusan ribu warga Palestina ketika Israel berdiri pada Mei 1948. PBB, untuk pertama kalinya, akan memperingati Hari Nakba tahun ini.
“Memperingati Nakba harus menjadi prioritas utama kami guna melestarikan narasi kami, yang harus kami patuhi dan sampaikan ke seluruh dunia,” kata Abas, seperti dikutip dari kantor berita Palestina, WAFA, Senin (17/4/2023).
Abbas menyerukan semua warga Palestina di mana pun mereka berada untuk memperingati Hari Nakba. Apalagi PBB akan turut memperingatinya. “Ini adalah pertama kalinya komunitas global tidak menyangkal Nakba,” ujar Abbas.
“Pada hari-hari yang diberkati ini, kami menyerukan kepada semua rakyat kami untuk berdiri bersama menghadapi tantangan yang dihadapi tujuan kita, tanah kita, dan kesucian kita, serta memfokuskan kompas kita untuk menghadapi pendudukan (Israel) dan menyingkirkannya,” kata Abbas menambahkan.
Hari Nakba diperingati warga Palestina setiap tanggal 15 Mei. Pada 30 November tahun lalu Majelis Umum PBB telah mengadopsi lima resolusi terkait isu Palestina dan Timur Tengah. Pada salah satu resolusi, Majelis Umum PBB mengatakan akan memperingati 75 tahun Nakba.











