Perizinan Masih Dalam Proses, DLH Harap PT Spice Island Maluku Tidak Merusak Lingkungan

oleh -85 views
Link Banner

Porostimur.com | Piru: Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Leonard Kakisina saat ditemui usai mengikuti rapat di Kantor DPRD SBB mengatakan, bahwa pengurusan berkas-berkas PT Spice Island Maluku untuk menggarap lahan di Desa Kawah, Kecamatan Piru dan sekitarnya untuk ditanami pisang abaka masih dalam proses.

“Sementara izinnya belum keluar. Jadi berkasnya sudah diajukan ke Dinas Lingkungan Hidup dan rapat pembahasan sudah selesai. Dinas Lingkungan Hidup sudah memberikan rekomendasi kepada PT Spice Island Maluku untuk perbaikan dokumennya segera disampaikan kembali, supaya perizinannya bisa diterbitkan”, ungkapnya kepada wartawan Porostimur.com, Jumat (30/7/2021).

Kakisina menuturkan, pada dasarnya daerah tidak keberatan atas hadirnya perusahaan di Seram Bagian Barat, apalagi perusahaan yang bisa memberikan lapangan pekerjaan bagi masyarakat, baik sebagai tenaga kerja ataupun juga bisa membuka peluang usaha di SBB.

Baca Juga  Coldplay Rilis Versi Akustik untuk Single Terbaru Higher Power

“Pemerintah daerah sebenarnya tidak keberatan kalau ada perusahaan yang masuk ke Kabupaten SBB, apalagi dapat memberikan lapangan pekerjaan bagi masyarakat SBB, asalkan semuanya sesuai dengan prosedur dan aturan yang berlaku”, ujarnya.

Dirinya juga berharap, PT Spice Island Maluku tidak merusak lingkungan ataupun pencemaran dari limbah industri yang berdampak ke masyarakat dan lingkungan sekitar, sehingga pihaknya merekomendasi 30% untuk daerah hijau.

“Dari sekian hektar, ada 30 persen yang kita setujui dan rekomendasikan untuk daerah hijau yang tidak boleh digarap oleh perusahaan”, tutupnya. (kahar)