Beberapa isu utama yang menjadi bahasan dalam diskusi tersebut meliputi, Literasi keuangan bagi prajurit dan keluarganya, pemanfaatan sistem pembayaran digital di lingkungan TNI AL untuk mempermudah transaksi harian, serta penyelenggaraan program edukasi ekonomi yang menyasar masyarakat pesisir.
Kepala Perwakilan BI Maluku, Mohamad Latief, menyambut baik ajakan kerja sama tersebut.
“TNI AL bukan hanya mitra strategis dari sisi pertahanan, tapi juga bagian penting dalam menjaga stabilitas sosial dan ekonomi di daerah,” tegasnya.
Komitmen Bangun Indonesia dari Timur
Pertemuan ini ditutup dengan semangat untuk memperkuat sinergi antar-institusi, tidak hanya antara Lantamal IX dan BI Maluku, tetapi juga sebagai bentuk komitmen membangun Indonesia dari kawasan timur.
“Kolaborasi ini kami harap bukan hanya simbolis, tapi benar-benar bisa menghadirkan manfaat langsung, baik untuk prajurit, keluarga, maupun masyarakat sekitar,” tutup Brigjen Suwandi. (red)
Simak berita dan artikel porostimur.com lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel porostimur.com









