Reses DPRD MBD Temukan SD Inpres Herley Terbengkalai, Kejaksaan Diminta Investigasi

oleh -4 Dilihat
Anggota DPRD Kabupaten MBD dari Fraksi NasDem Winnetou Akse alias Koko Akse, melaksanakan Reses Masa Sidang II Tahun 2026, Selasa (25/8/2026).

Porostimur.com, Tiakur – Di balik anggaran pembangunan pendidikan yang seharusnya menghadirkan ruang belajar yang layak, kondisi berbeda justru ditemukan di SD Inpres Herley, Kecamatan Pulau Wetang, Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD).

Bangunan sekolah yang disebut telah dikerjakan melalui pekerjaan perbaikan sejak 2023 itu hingga kini belum dapat dimanfaatkan secara maksimal. Akibat keterbatasan ruang kelas, siswa bahkan terpaksa menggunakan ruang kantin yang sempit sebagai tempat belajar.

Kondisi tersebut terungkap saat Anggota DPRD Kabupaten MBD dari Fraksi NasDem Winnetou Akse alias Koko Akse, melaksanakan Reses Masa Sidang II Tahun 2026, Selasa (25/8/2026).

Temuan itu menjadi sorotan karena persoalan infrastruktur pendidikan bukan sekadar menyangkut fisik bangunan, tetapi berkaitan langsung dengan hak siswa untuk memperoleh ruang belajar yang aman, layak dan nyaman.

Di SD Inpres Herley, keterbatasan Ruang Kelas Belajar (RKB) membuat pihak sekolah harus mencari alternatif. Salah satunya dengan memanfaatkan ruang kantin yang sejatinya tidak dirancang sebagai ruang kelas.

Baca Juga  Dinkes Halbar Catat 81 ODHIV dalam Tiga Tahun, Kasus 2026 Menurun

Ironisnya, ruang yang sempit tersebut harus digunakan untuk kegiatan belajar mengajar dua kelas secara bergantian.

Kondisi itu membuat Koko Akse mempertanyakan pelaksanaan pekerjaan perbaikan sekolah yang disebut telah dilakukan sejak 2023, tetapi sampai sekarang bangunan belum sepenuhnya dapat difungsikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.