Oleh: Julius Latumaerissa, Akademisi dan Pemerhati Maluku
Tuhan memberkati pelaksanaan sidang Sinode GPM, tanggal 7 – 14 Februari 2021. Harapan Jemaat Sidang Sinode ini dengan HIKMAT TUHAN akan memilih Ketua Sinode GPM yang dapat mengembalikan KEWIBAWAAN GPM sebagai institusi Gereja yang kokoh dan tetap menjaga prinsip prinsip KENABIAN dari para pendeta GPM kedepan.
Prinsip-prinsip dasar yang harus dijunjung tinggi dalam persidangan Sinode GPM tanggal 7-14 Februari 2021 adalah keseteraan; keadilan; persaudaraan; pluralitas; perdamaian; pertanggungjawaban dan Otokritik.
Prinsip-prinsip dasar ini haruslah ada dalam seluruh mekanisme persidangan dalam organisasi Gerejawi atau organisasi Kristiani.
Jika dalam konteks melahirkan pemimpin baru, maka sosoknya adalah sosok yang lahir bukan karena kebetulan. Sosok tersebut haruslah lahir dari dan melalui seluruh mekanisme perkaderan yang ada dalam institusi GPM.
Hal tersebut sebagai antisipasi sosok pemimpin yang lahir prematur berakibat pada tidak memahami dengan utuh nilai-nikai dasar, etika, dan identitas organisasi.
Selain itu, teknis memilih pemimpin Sinode GPM yang baru juga harus mengedepankan kejujuran sebagai akhlak yang lahir atas norma keadilan dan kejujuran yang telah diajarkan dan dicontohkan oleh Jesus Kristus Kepala Gereja yang kita imani dan aminkan semua itu.




