Ia menambahkan, pihak keluarga mengakui bahwa sebelum kejadian, almarhumah sempat mengalami depresi.
Identifikasi dan Pemakaman
Identitas korban semakin diyakini setelah keluarga mengenali sejumlah barang yang ditemukan bersama jenazah, di antaranya pakaian berupa baju dan celana, cincin, serta tasbih. Barang-barang tersebut diketahui sama dengan yang dikenakan korban sebelum dinyatakan hilang.
“Atas permintaan keluarga, jenazah almarhumah dimakamkan secara Islam di Ohoi Nerong, Kecamatan Kei Besar Selatan, karena kondisi jenazah sudah mengalami pembengkakan,” ungkap Kapolres.
Orang tua korban, Fatimah Lata (60), paman korban Amir Lata (56), serta suami korban Aki Tamher, menyampaikan terima kasih kepada pihak kepolisian atas proses identifikasi dan pemberitahuan kepada keluarga sebelum pemakaman dilakukan.
“Keluarga telah mengikhlaskan kepergian almarhumah Nuraini Nurdin,” tutup AKBP Rian Suhendi. (Vera Renyaan)
Simak berita dan artikel porostimur.com lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel porostimur.com











