Polisi Selidiki Dugaan Penipuan Kredit di Ternate, Puluhan Warga Jadi Korban

oleh -2 Dilihat
Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Ternate tengah menyelidiki dugaan kasus penipuan pengajuan kredit yang diduga melibatkan oknum karyawan PT KB Finansia Multi Finance (Kredit Plus) Cabang Ternate.

Namun, belakangan identitas para korban diduga digunakan untuk mengajukan kredit pembelian berbagai barang elektronik, seperti telepon genggam dan mesin cuci, tanpa sepengetahuan mereka.

MRU alias Riski mengaku KTP miliknya digunakan untuk pengajuan kredit iPhone 14 senilai sekitar Rp8 juta dengan cicilan Rp1 juta per bulan selama satu tahun.

Korban lain, berinisial N alias Jana, mengaku identitasnya digunakan untuk kredit iPhone 17 senilai Rp17,2 juta serta mesin cuci senilai Rp3 juta.

Sementara korban lainnya, A alias Aldo, G alias Galang, dan D alias Dafri, juga mengaku identitas mereka digunakan untuk pengajuan kredit telepon seluler dengan nilai pembiayaan yang bervariasi.

Kasus tersebut baru diketahui setelah para korban didatangi petugas penagihan (debt collector) yang meminta pembayaran cicilan atas barang yang tidak pernah mereka terima.

Baca Juga  Sempat Kabur ke Maros, Tersangka Dugaan Ujaran Kebencian Tiba di Ambon, Dikawal Penyidik Polres KKT

“Awalnya kami percaya karena yang meminta KTP mengaku sebagai karyawan aktif Kredit Plus. Mereka bilang tidak perlu khawatir karena angsurannya akan mereka bayar,” kata MRU.

Korban Bertambah, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

MRU mengungkapkan, berdasarkan laporan resmi yang telah disampaikan ke Polres Ternate, terdapat sedikitnya 35 orang yang menjadi korban. Namun, jumlah korban yang diduga mengalami modus serupa disebut mencapai sekitar 66 orang.

No More Posts Available.

No more pages to load.