Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan Warga Adat di Hutan Rodi Pulau Buru

oleh -347 views
Link Banner

Porostimur.com | Namlea: Mantibang Nurlatu. (30), pelaku pembunuhan warga adat bernama Manpapa Latbual (40) yang sempat menghebohkan beberapa waktu lalu, akhirnya berhasil ditangkap anggota Kepolisian Resort Buru.

Pelaku berhasil ditangkap pada Jum’at (20/3) pukul 16.00 di lokasi hutan Rodi yang berjarak 80 km dari tempat kejadian.

Pelaku ditemukan oleh tim Polres yang dipimpin oleh IPDA Bastian beserta tiga anggota lainnya yang terdiri dari Bripka Stevi Noya, Bripka Kevin K. Manuhuwa dan Briptu Sumarlin A. Awi.

Mantimbang Nurlatu ditemukan setelah hampir sebulan pencarian karena telah buron. Polisi bahkan telah mengerahkan puluhan anggotanya untuk mencari pelaku. Baru pada Jum’at sore Mantimbang berhasil dibekuk tim pencari.

Saat ditemukan, pelaku dalam kondisi lemah dan tanpa perlawanan. Dari tangan pelaku polisi menyita sejumlah barang bukti berupa senjata tajam, diantaranya 3 buah tombak dan 2 buah parang.

Baca Juga  Polres Buru Bagi Masker Gratis Kepada Masyarakat

Mantimbang Nurlatu melarikan diri usai membunuh korban pada perhelatan adat sebulan silam. Pelaku melarikan diri ke dalam hutan dengan membawa sejumlah senjata tajam. Termasuk 7 buah tombak, namun saat ditemukan, polisi hanya menemukan 3 buah tombak dan parang dari tangan tersangka.

Kapolres Pulau Buru. AKBP. Egia Febry Kusumaatmaja saat dikonfirmasi awak media melalui pesan Whatsapp membenarkan informasi ini namun dirinya belum bisa mengomentari pertanyaan wartawan.

“Iya. Saya belum dapat laporan yang lengkap,” jawab Kapolres.

Sementara itu, Kaur Humas Polres Pulau Buru. Aipda. Djamaluddin kepada wartawan menyatakan, dirinya juga belum bisa memberikan keterangan kepada awak media.

Dirinya hanya memberikan konfirmasi bahwa pelaku sedang dalam perjalanan menuju Polres Pulau Buru bersama anggota tim dari Polres.

Baca Juga  Polres Buru Sangkal Keterlibatan Anggotanya di Tambang Emas Ilegal Gunung Botak

Bahkan sejumlah awak media yang hendak mengambil gambar tidak diperkenankan untuk mengambil dokumentasi dan harus menunggu saat konferensi pers Polres Buru.

“Dalam perjalanan ke Polres. Kata Pak Kapolres nanti saja,” kata Awaludin.

Menurut keterangannya, Kapolres akan melakukan konferensi pers pada Senin 22 Maret nanti. (ima)