Polisi di Ambon Meninggal Saat Pemeriksaan Kasus Penganiayaan karena Serangan Jantung

oleh -0 Dilihat

Porostimur.com, Ambon – Oknum anggota Polsek Kepolisian Pelabuhan Yos Sudarso (KPYS) Kota Ambon, Bripka EW yang viral di media sosial dan gencar diberitakan media terkait aksi penganiayaan terhadap warga di Ambon beberpa hari lalu, dilaporkan meninggal dunia pada Rabu dini hari (25/12/2024), sekira pukul 00:57 WIT.

Kabar duka ini datang dari Rumah Sakit Bayangkara Kota Ambon, tempat di mana Bripka EW dinyatakan meninggal.

Kasat Reskrim Polresta Ambon, AKP M Ainul Yaqin, mengungkapkan kematian Bripka EW diduga disebabkan oleh serangan jantung.

“Dapat info awal itu serangan jantung,” ungkapnya saat dikonfirmasi wartawan.

Sementara itu, Kasi Humas Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease IPDA Janete Luhukay, menyampaikan jenazah Bripka EW akan dimakamkan pada hari yang sama, sekira pukul 12:30 WIT.

Baca Juga  Pedagang Kembali Kuasai Ruas Jalan, Warga Keluhkan Kemacetan di Pasar Mardika Ambon

“Dimakamkan sekitar pukul 12:30 WIT,” kata Ipda Janet.

Sebelumnya, usai diperiksa Propam, Bripka Edy sempat mengeluh kesakitan pada bagian dada kepada Aipda Tortet. Bripka Edy Wally lantas dibawa ke RS Bhayangkara dan sempat mendapatkan penanganan medis. Namun, Bripka Edy kemudian menghembuskan nafas terakhir pukul 00:46 WIT.

Bripka Edy Wally dilaporkan naik pitam kepada Rizal Taufik Serang, sopir anggota DPRD Maluku dari fraksi Golkar di jalan Sam Ratulangi, Kota Ambon.

No More Posts Available.

No more pages to load.