Polres & Pemkab Buru Gelar Apel Kesiapan Penanggulangan Bencana Alam

oleh -8 views
Link Banner

Porostimur.com | Namlea: Polres Buru bersama Pemerintah Kabupaten Buru menggelar Apel Kesiapan Penanggulangan Bencana Alam Tahun 2020 tingkat Kabupaten Buru di halaman Mapolres Buru, Selasa (24/11/2020).

Apel tersebut dipimpin oleh Bupati Buru Ramli I Umasugi S.PI. MM. Selaku Komandan Apel, Ipda Buchari, KBO Lantas Polres Buru  dan Perwira Pelapor Kabag Ops Polres Buru AKP Ruben M.H Sihombing, S.I.K

Hadir dalam acara tersebuat Kapolres P. Buru, AKBP Egia Febri Kusumawitmaja, S.IK, M.IK, Dandim 1506/Namlea Letkol Arh Agus Guwandi, S.A.P., M.Tr Han, Kajari Namlea Adhitya Trisanto SH.,MH. Para Kabag, Kasat dan Perwira Polres P. Buru, Kadis Perhubungan Jamaludin Samak, S.STP. Kepala Pelaksana BPBD Ir. Hj. Hadi Zulkarnaen M.M, Kepala Pos Sar Namlea Rahmat Galaxi Palapia, Kepala Seksi Pemadam Kebakaran Abdi Getek SE, Fungsional BMKG Kalsum Tomih.

Baca Juga  Valentino Rossi Enggan Berlarut-larut Dalam Kegagalannya di GP Italia

Adapun peserta apel siaga bencana ini terdiri dari personil  Sat Lantas Polres  Buru, Pers Gabungan Staf Polres Buru, Pers Kodim1506 Namle, Pers Kabaresi 731 Namlea, Pers Kompi 3 Yon A Pelopor, Pers Satpol-PP Namlea,  Pers Damkar Kab. Buru, Pers Sar Namlea,  Pers Dinas Perhubungan Kab. Buru,  Pers BNPB Kab. Buru

Link Banner

Bupati Buru Ramli I Umasugi S.PI. MM dalam amanatnya mengatakan “seperti kita ketahui Pemerintah memiliki kewajiban utama untuk melindungi masyarakatnya dari berbagai ancaman baik dari luar maupun dari dalam, baik karena faktor manusia maupun karena faktor alam, termasuk di dalamnya ancaman karena bencana alam. Tidak ada seorang pun di antara kita yang mengharapkan terjadinya bencana di daerah kita, tetapi mengingat Kabupaten Buru merupakan wilayah yang rawan bencana dengan 9 jenis ancaman bencananya, maka diperlukan upaya kesiapsiagaan untuk mengantisipasi segala kemungkinan yang sewaktu-waktu dapat terjadi di wilayah kita”

Baca Juga  Ditahan Imbang, 2 Musuh Bebuyutan Liverpool dan Manchester United Bersaing Ketat Juara Liga Inggris

Penanggulangan Bencana di Kabupaten Buru memerlukan kesiapsiagaan penanganan yang sistematis , terpadu dan terkoordinasi dalam rangka memberikan perlindungan kepada masyarakat dari ancaman risiko bencana. Pengurangan resiko bencana di Kabupaten Buru dilakukan dengan mempertimbangkan aspek berkelanjutan dan pertisipasi dari semua Pihak terkait, upaya tersebut dilakukan dengan komitmen yang kuat mengedepankan tindakan-tindakan yang harus_ diprioritaskan, Untuk meminimalisir kejadian dan korban bencana,” ucap Bupati.

Dalam kondisi kita menghadapi Bencana Non Alam yaitu pendemik COVID-19, sampai dengan saat ini eskalasi kejadian bencana di Kabupaten Buru terus meningkat, baik itu bencana alam banijir, tanah longsor, gelombang pasang, Gempa Bumi, Kebakaran Hutan/lahan maupun angin puting beliung. Untuk mengantisipasi hal dimaksud sesuai amanat UU Nomor 24 tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana yang diikuti dengan peraturan yang lain. Mengharapkan agar kita semua _ dapat memperkuat komitmen dan sinergisitas bersama TNI, Polri dan unsur Elemen kebencanaan serta masyarakat. Untuk memberikan Perlindungan kepada masyarakat atau individu manusia yang memiliki hak atas keselamatan dan jaminan hidup yang aman dari ancaman bencana.

Diharapkan kegiatan apel pada hari ini dapat di jadikan model kesiap siagaan kita, mengingat instansi pemerintah bahkan non pemerintah yang terlibat penanggulangan bencana demikian banyak, apalagi di butuhkan kejelasan kewenangan. Ini penting sekali, untuk pembagian tugas, siapa yang berwenang untuk apa. Untuk itu dibutuhkan suatu induk koordinasi, sehingga segala sesuatu bisa dikomandoi secara terpadu untuk menaggulangi bencana,” ujar Bupati. (ima/hp)