“Kami memberikan pemahaman tentang bagian-bagian tubuh yang tidak boleh disentuh oleh orang asing, serta menggunakan handphone sebagai media pembelajaran bukan untuk mengakses hal-hal negatif,” jelasnya.
Memberikan edukasi tentang pentingnya menjaga diri dari orang asing yang berusaha melakukan kejahatan, juga menjadi materi penting yang disampaikan. Sehingga diharapkan dapat menghindari ajakan dari orang yang tidak dikenal.
“Kami juga memperkenalkan lagu dengan tema “Menjaga Diri” sehingga anak-anak lebih mudah mengerti dan memahami tentang edukasi anti kekerasan terhadap anak,” katanya. (Nur Fauziah)
Simak berita dan artikel porostimur.com lainnya di Google News












