Presiden Papua Barat Benny Wenda Umumkan 12 Kabinet: Kami Setara dengan RI

oleh -589 views
Link Banner

Porostimur.com | Oxford: Benny Wenda, Ketua United Liberation Movement for West Papua atau ULMWP yang mendeklarasikan diri sebagai Presiden sementara Papua Barat, mengumumkan pembentukan kabinet, Sabtu (1/5/2021).

Melalui pernyataan tertulis, Benny mengumumkan pembentukan 12 departemen yang akan bekerja di bawah kabinet baru.

Sementara nama-nama menteri yang menjabat dalam kabinetnya masih dirahasiakan atas alasan politik serta keamanan.

Berikut 12 departemen yang dibentuk tersebut:

Link Banner
  1. Departemen Luar Negeri
  2. Departemen Lingkungan dan Kebijakan Hijau Negara
  3. Departemen Dalam Negeri
  4. Departemen Hak Semua Makhluk dan Keadilan
  5. Departemen Urusan Politik
  6. Departemen Urusan Indonesia
  7. Departemen Urusan Melanesia
  8. Departemen Urusan Wanita
  9. Departemen Sosial dan Budaya
  10. Departemen Kepolisian
  11. Departemen Pertahanan
  12. Departemen Keuangan

Dalam rilisnya, dijelaskan bahwa Departemen Luar Negeri Papua Barat akan memimpin jaringan ULMWP dengan misi diplomatik di seluruh dunia, termasuk Uni Eropa, Inggris, AS dan Pasifik.

Baca Juga  5 Rekomendasi Film Bertema Musik yang Sayang Jika Kamu Lewatkan
Ketua United Liberation Movement for West Papua Benny Wenda. [The Guardian]
Ketua United Liberation Movement for West Papua Benny Wenda. [The Guardian]

Sementara itu, Departemen Pertahanan Papua Barat akan diisi oleh komandan militer yang memimpin Tentara Papua Barat dengan Panglima Tertinggi Jenderal Mathias Wenda.

Pengumuman itu disebar pada 1 Mei, sebagai peringatan atas 58 tahun invasi Indonesia ke Papua Barat pada tahun 1963.

“Kabinet baru dan departemen pemerintah akan memprioritaskan lingkungan alam kita dan membela hak-hak semua makhluk hidup di Papua Barat.”

“Misi diplomatik kami akan terlibat dengan pemerintah atau lembaga mana pun di dunia yang bersedia mendukung perjuangan kami dalam menentukan nasib sendiri.

Benny Wenda juga menekankan, Papua Barat setara dengan Indonesia dalam forum internasional.

“Kita siap bekerja dengan komunitas internasional untuk mengadakan referendum kemerdekaan damai dan mewujudkan visi kami untuk Papua Barat yang merdeka.” ujar Wenda.

Baca Juga  Ramalan Cuaca Ambon hari ini, Senin 17 Agustus 2020

“Hari ini kami menandai tonggak sejarah lain dalam perjuangan panjang untuk memperbaiki ketidakadilan bersejarah dan mengembalikan orang-orang saya ke tempat yang selayaknya dalam komunitas bangsa-bangsa.” katanya.

(red/suara)