Profil Johanes Leimena Tokoh Sumpah Pemuda yang 20 Tahun Jadi Menteri

oleh -21 Dilihat

Kontribusinya pada negara Indonesia menghadiahkan Leimena gelar pahlawan nasional pada 11 November 2010. Leimena dikenang sebagai tokoh sumpah pemuda dan menteri tanpa terputus.

Jas Pinjaman Dipanggil “Yang Mulia”

Selain kejujuran dan kesabarannya, Jo dikenal juga sebagai sosok yang sederhana. Malah terkadang, bisa dikatakan terlampau sederhana untuk jabatannya sebagai seorang menteri.

Banyak kisah yang menarik dan bisa diteladani dari kesederhanaannya, salah satunya adalah ketika Jo diutus menjadi delegasi dalam perundingan Renville.

Sebagai seorang delegasi, ia harus berdiplomasi dengan diplomat Inggris dan Belanda. Apesnya, selama ini Jo tidak memiliki pakaian yang pantas untuk bertemu dengan tokoh-tokoh dari negara lain.

“Jo ternyata sama dengan [Muhammad] Natsir, yakni hanya punya dua kemeja yang dua-duanya sudah lusuh,” tulis Faisal Basri dan Munandar. Demi tampil formal dalam pertemuan tersebut, Jo pun meminjam jas dan dasi dari temannya sambil berujar, “Jangan khawatir. Saya tidak akan bikin malu negara kita.”

Baca Juga  Mutasi 264 Perwira Polri, Dirresnarkoba Polda Maluku Indra Gunawan Bergeser ke Bareskrim

Meskipun agak kekecilan, tapi ia bisa bertahan selama beberapa jam dan membuatnya tampil meyakinkan, hingga para diplomat Inggris dan Belanda pun memanggilnya “Yang Mulia”. Jika mengingat peristiwa itu, Soekarno selalu tertawa terpingkal-pingkal.

No More Posts Available.

No more pages to load.