Kariernya berlanjut sebagai Komandan Detasemen (Danden) 1 Batalyon 32 Grup 3/Sandhi Yudha pada periode 2007–2009. Setelah itu, ia mengemban berbagai posisi strategis, mulai dari Pabandya Operasi Kodam VI/Mulawarman (2009–2011), hingga menjadi Danyonif Raider 600/Modang (2012–2014).
Tak hanya di satuan tempur, ia juga berpengalaman di wilayah teritorial sebagai Dandim 0906/Tenggarong (2014–2015).
“Kariernya terus menanjak dengan kombinasi penugasan tempur dan teritorial yang seimbang,” demikian gambaran perjalanan militernya.
Pecah Bintang hingga Pangdam
Pelamonia kemudian dipercaya menduduki sejumlah jabatan penting lainnya, seperti Waasops Kodam XVI/Pattimura (2015–2016), Danbrigif 20/Ima Jaya Keramo (2016–2018), serta Asops Kasdam XVII/Cenderawasih (2018–2019).
Ia juga pernah menjabat Kasrem 174/Anim Ti Waninggap (2022–2024), sebelum akhirnya pecah bintang menjadi Brigadir Jenderal TNI saat menjabat Danrem 173/Praja Vira Braja (2024–2026).
Kini, penunjukan sebagai Pangdam XXIV/Mandala Trikora menjadi puncak terbaru dalam perjalanan karier militernya.
Latar Belakang Pendidikan Militer
Dalam bidang akademik militer, Pelamonia tercatat pernah menempuh pendidikan di Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad) serta Sekolah Staf dan Komando (Sesko) TNI pada 2019.









