Namun, pembangunan fasilitas olahraga yang diharapkan menunjang kegiatan kampus tersebut dilaporkan belum selesai secara keseluruhan.
Persoalan semakin menjadi perhatian setelah pada Oktober 2021 kembali dialokasikan anggaran sebesar Rp1.855.300.000 untuk melanjutkan pembangunan kolam renang. Anggaran tahap lanjutan itu bersumber dari BLU Universitas Pattimura.
Berdasarkan dokumen Kerangka Acuan Kerja (KAK) Lanjutan Pembangunan Kolam Renang Unpatti Tahun 2021 yang disebut dalam pemberitaan, pekerjaan lanjutan tersebut juga dipercayakan kepada CV Famero.
Jika kedua alokasi anggaran itu dijumlahkan, totalnya mencapai Rp4.255.300.000 atau sekitar Rp4,25 miliar.
Besarnya anggaran tersebut memunculkan desakan agar seluruh tahapan pembangunan ditelusuri secara transparan, mulai dari perencanaan, kontrak pekerjaan, realisasi anggaran, hingga hasil akhir pembangunan.
Publik membutuhkan penjelasan mengenai sejauh mana anggaran tersebut telah menghasilkan pekerjaan fisik sesuai perencanaan dan spesifikasi teknis.
Kontraktor dan Pengawasan BLU Unpatti Ikut Disorot
Selain pelaksanaan pekerjaan, mekanisme pengawasan internal Universitas Pattimura sebagai perguruan tinggi berstatus BLU turut menjadi perhatian.
Dalam tata kelola BLU, pengawasan dan evaluasi merupakan bagian penting untuk memastikan pengelolaan keuangan serta pelaksanaan kegiatan berjalan sesuai ketentuan.









