Puluhan Rumah Warga Kamarian Rusak Akibat Gempa Magnitudo 4,9

oleh -1 Dilihat

“Pascakejadian BPBD Kota Ambon melakukan pemantauan kondisi wilayah terdampak guncangan,” ujarnya.

Parameter gempa M4,9 ini berpusat 12 km tenggara Kairatu dengan kedalaman 10 km. Berdasarkan pemodelan BMKG, gempa tidak memicu terjadinya tsunami.

Dilihat pada kekuatan guncangan yang diukur dengan skala MMI atau modified Mercalli Intensity, wilayah Kairatu pada IV MMI dan Ambon III MMI.

Berdasarkan parameter dari BMKG, IV MMI mendeskripsikan pada siang hari guncangan dirasakan oleh orang banyak dalam rumah, di luar oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu berderik dan dinding berbunyi.

“BNPB mengimbau pemerintah daerah dan warga tetap waspada dan siap siaga. Berdasarkan analisis inaRISK, sebanyak 11 kecamatan di Kabupaten Seram Bagian Barat memiliki potensi gempa dengan kategori sedang hingga tinggi. Salah satu wilayah dengan potensi bahaya tersebut yaitu Kecamatan Kairatu,” jelasnya.

Baca Juga  Lewat Program Polidik, Kapolres Halsel Tanamkan Disiplin dan Pendidikan Karakter di Sekolah

Dia mengatakan warga diharapkan dapat melakukan evakuasi mandiri dengan aman dengan memperhatikan berbagai parameter yang terlebih dahulu diidentifikasi oleh setiap keluarga.

“Korban jiwa terjadi bukan disebabkan fenomena gempanya tetapi bangunannya. Di samping itu, warga diharapkan untuk tidak terpancing isu tidak benar yang mungkin tersebar melalui media atau jejaring sosial,” tuturnya. (red)