Pungut Sampah Bareng PAPEDA, Bocah Saria: “Tong Tako So Tra Bisa Mangael lagi”

oleh -344 views

Dalam berbagai studi, sifat dari sampah plastik in butuh puluhan bahkan ratusan tahun untuk dapat terurai sempurna, dapat membunuh biota laut diantaranya ikan, mamalia laut, dan burung laut, racun plastik yang ada di tubuh biota laut akan berpindah ke manusia yang mengkonsumsinya. 

Pantauan media ini, para bocah Saria nampak antusias sekali dengan hadirnya kegiatan PAPEDA dan ikut serta dalam aksi pungut sampah hingga bergotong-royong mengangkut ke dalam truck sampah. Ketika ditanya apakah kegiatan seperti ini (Aksi Pungut Sampah) penting. Serentak para bocah ini nampak berapi-api merespon.

“Penting sekali Kaka, kapan lagi ada kegiatan begini di desa Saria,” tanya seorang bocah saat mengisi sampah ke karung bersama personil PAPEDA. 

Baca Juga  Lepas 461 JCH ke Tanah Suci, Wali Kota Ambon Doakan Kembali sebagai Haji Mabrur

Untuk diketahui kegiatan yang bertajuk “Aksi Nyata Untuk Desa” ini dirangkaikan juga dengan Game Peduli Lingkungan untuk anak anak yang dipandang layak untuk memungut sampah. 

Divisi Publikasi PAPEDA Rizki Musaddiq saat ditemui di sela kegiatan kemarin menuturkan, melalui game, anak-anak sudah mulai mengerti pemilahan sampah secara umum, mana sampah organik dan anorganik (botol platik dan lain-lain). 

“Iya mereka mulai mengerti, dan hadiah lombanya Tumbler (tempat minum). Ini juga bentuk edukasi dari PAPEDA untuk anak-anak mulai mengurangi penggunaan botol plastik bekas Aqua (air minum kemasan),” tutur lelaki plontos ini. 

No More Posts Available.

No more pages to load.