Putin Mendadak Ganti Komandan Militernya di Ukraina, Target Menang 9 Mei 2022?

oleh -7 Dilihat

Seorang pendeta Ortodoks berjalan mengelilingi peti sambil merapal doa-doa.

Tangannya mengayunkan bejana logam berlapis ornamen, dan asap dupa mengepul dari dalamnya.

Aroma dupa memenuhi seisi gereja, bercampur dengan alunan irama manis dari paduan suara gereja. Janda serdadu yang tewas itu, wajahnya tertutup selendang hitam, dikelilingi keluarga yang membisikkan kata-kata penghiburan.

Berapa banyak tentara Rusia yang tewas terbunuh di Ukraina? Melaporkan angka berbeda dengan jumlah yang secara resmi dikeluarkan pemerintah adalah tindak kriminal di Rusia.

Menurut informasi yang dikeluarkan oleh Kementerian Pertahanan Rusia, sebanyak 498 tentara kehilangan nyawa dalam apa yang disebut Kremlin sebagai “operasi militer khusus”. Itu adalah data terakhir, pada 2 Maret. Belum ada pembaruan data lagi selama dua pekan.

Baca Juga  Motif Listyo

“Situasi di negara kita tidak sederhana,” ucap pendeta kepada kongregasi yang hadir. “Semua orang mengerti itu.”

Kremlin ingin publik meyakini bahwa para tentara Rusia yang diberangkatkan ke Ukraina adalah pahlawan, dan serangan Rusia di sana adalah bentuk pertahanan diri.

Dalam acara bincang-bincang mingguan populer di televisi baru-baru ini, penyiarnya mengatakan bahwa jika Rusia “tidak campur tangan sekarang, dalam tiga tahun Ukraina akan bergabung dengan NATO… dengan bom nuklir. [Ukraina] akan mengambil kembali Krimea, lalu mengincar wilayah selatan Rusia.”