Qithfir bin Rawhib Suami Zulaikha dan Kisah Cinta Nabi Yusuf

oleh -1,785 views

Ibn al-Qayyim memberi tanggapan atas penjelasan tersebut. Menurutnya, apa yang disebutkan itu tidak berarti cerita itu benar dan dia menilai cerita tersebut berasal dari Ahli Kitab. Sebab, Rasulullah SAW memerintahkan untuk tidak mempercayai dan tidak menyangkal Ahli Kitab. Nabi Muhammad SAW bersabda:

لا تصدّقوا أهل الكتاب ولا تكذّبوهم، وقولوا: آمنّا بالله وما أَنزل إلينا وما أُنزل

“Jangan percayai Ahli Kitab dan jangan menampiknya juga. Katakan saja, ‘Kami beriman kepada Allah SWT dan apa yang diturunkan kepada kami dan apa yang diturunkan kepadamu (Nabi Muhammad SAW)”. (HR Bukhari dari jalur Abu Hurairah)

Selanjutnya, Muhammad bin Ishaq menjelaskan, Nabi Yusuf menikahi perempuan bernama Rahel setelah bebas dari penjara.

Lalu Nabi Yusuf meminta kepada Raja Rayyan bin Al-Walid agar dirinya menjadi penjaga harta dan benda negeri Mesir saat itu. Hal ini sebagaimana Surat Yusuf ayat 55 :

Baca Juga  Sosialisasi Program Pascasarjana di Ternate, FH UII Tawarkan Skema Fleksibel bagi Profesional Hukum

قَالَ اجْعَلْنِي عَلَىٰ خَزَائِنِ الْأَرْضِ إِنِّي حَفِيظٌ عَلِيمٌ

Dia (Yusuf) berkata, ‘Jadikanlah aku bendaharawan negeri (Mesir), karena sesungguhnya aku adalah orang yang pandai menjaga, dan berpengetahuan.

Raja Rayyan pun memenuhi Nabi Yusuf dan menyingkirkan posisi Qithfir. Hal ini sebagaimana dalam Surat Yusuf ayat 56 :

No More Posts Available.

No more pages to load.