“Kejadiannya sekitar Sabtu malam, 24 Januari 2026, saat sebuah mobil L300 hendak mengangkut pelat baja itu,” ungkapnya.
Ia mengatakan, berkat kesigapan pemuda setempat, pelat besi tersebut berhasil diamankan sebelum dibawa kabur.
“Untung saja pihak pemuda cepat bertindak, sehingga pelat besi tidak sempat diangkut. Tapi kami menduga ini bukan kejadian pertama, kemungkinan sudah beberapa kali terjadi,” pungkasnya.
PUPR Maluku Janji Turunkan Staf ke Lokasi
Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Provinsi Maluku, Miranda Ohoitimur, saat dikonfirmasi Porostimur.com melalui pesan singkat WhatsApp, menyatakan akan segera menindaklanjuti informasi tersebut.
“Akan ada staf yang turun untuk mengkroscek,” singkatnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum terlihat adanya pengamanan di sekitar lokasi jembatan. Warga berharap pemerintah segera mengambil langkah tegas, baik untuk mengamankan material jembatan maupun mempercepat perbaikan, agar aset negara tidak terus hilang dan akses masyarakat kembali normal. (Megarivera Renyaan)










