Porostimur.com, Tidore — Energi bagi sebuah daerah tidak semata-mata soal listrik yang menyala. Di Tidore, energi itu ingin diterjemahkan lebih jauh: menjadi pengetahuan, kemandirian ekonomi, kepedulian lingkungan hingga kehidupan masyarakat yang lebih sehat.
Semangat tersebut dibawa 10 Relawan Bakti BUMN yang tiba di Kota Tidore Kepulauan, Maluku Utara, pada Sabtu (16/8/2026), untuk menjalankan rangkaian kegiatan sosial dan pemberdayaan masyarakat melalui tema “Energi Berkelanjutan untuk Tidore Berdaya.”
Program yang dikoordinasikan PLN sebagai Person in Charge (PIC) tersebut menyasar empat pilar utama, yakni pendidikan, ekonomi, lingkungan dan kesehatan.
General Manager PLN Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU), Dony Noor Gustiarsyah, mengatakan kehadiran para relawan diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan sosial sesaat, tetapi mampu meninggalkan manfaat yang terus tumbuh bersama masyarakat.
“Kami ingin kehadiran Relawan Bakti BUMN memberikan manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat, bahkan setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai,” ujar Dony.
Menurutnya, Tidore memiliki kekuatan yang bersumber dari masyarakat, budaya, potensi ekonomi lokal hingga kekayaan lingkungan. Seluruh potensi tersebut dinilai dapat dikembangkan melalui kolaborasi yang tepat agar memberikan nilai tambah bagi masyarakat.









