“Intensifikasi serangan udara dan serangan tambahan tidak akan menghalangi Yaman dan rakyat Yaman untuk memenuhi kewajiban agama dan etika mereka kepada rakyat Palestina yang tertindas,” ujar dia.
“Kami akan terus mencegah navigasi Israel dan mendukung saudara-saudara kami di Gaza sampai agresi berhenti dan pengepungan dicabut,” tegas dia.
Ansarallah telah meluncurkan serangan rudal dan pesawat tak berawak terhadap Israel selama genosida selama 15 bulan, beberapa menargetkan Tel Aviv.
Namun, kelompok tersebut menghentikan serangannya ketika gencatan senjata Gaza mulai berlaku pada 19 Januari.
Amerika Serikat dan Israel sering meremehkan kemampuan Houthi di Yaman. Meski demikian, dampak aksi Houthi di Laut Merah telah melumpuhkan pelabuhan Israel dan perekonomian rezim Zionis.
sumber: sindonews









