Rosna Pesilette, Summiters Perempuan Pertama dari Maluku

oleh -157 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Perhimpunan Kanal Maluku kembali mengukir prestasi dengan menambah jumlah Summiters di organisasi pecinta lingkungan, kemanusian dan pariwisata yang berdiri tahun 1996 itu.

Tidak tanggung-tanggung, setelah sebelumnya mencatatkan tiga nama laki-laki, yakin, Bayu, Handoko dan Budi, kali ini anggota Perhimpunan Kanal yang mencatatkan namanya sebagai Summiters adalah perempuan.

Kanal Rangers bernama Rosna Pesilette, yang berasal dari kota minyak kayu putih, Namlea, Kabupaten Buru adalah perempuan muda, ibu dari dua anak yang sukses mencatatkan namanya sebagai pendaki perempuan pertama asal Maluku dan Indonesia Timur yang menjadi Summiters Indonesia.

Kanal Rangers adalah sebutan bagi para pendaki dari organisasi lingkungan dan pegiat alam bebas, Perhimpunan KANAL Maluku.

Predikat Summiters Indonesia dia raih setelah sukses mencapai puncak tertinggi Indonesia, Carstensz Pyramid (4.884 mdpl) di Papua. Ibu dua anak yang biasa disapa Ochy ini berhasil mencapai puncak Carstensz pada hari Sabtu, 14 September 2019, pukul 11.30 waktu setempat.

Baca Juga  Ancaman di Perairan Maluku Cukup Tinggi, Perlu Penambahan Infrastuktur Keamanan

Pencapaian Ochy di puncak Carstensz mengukuhkan dirinya sebagai salah satu summiters Indonesia atau orang yang berhasil mendaki tujuh puncak tinggi (seven summits) di Indonesia, dan perempuan Maluku pertama yang menjadi summiters Indonesia.

Sebelumnya, tiga senior Ochy di Perhimpunan KANAL Ambon telah lebih dulu mencatatkan nama mereka sebagai summiters Indonesia yakni Handoko, Bayu Djatmiko dan Budi Herman. Dalam pendakian ke Carstensz, Ochy didampingi seniornya Handoko dan Budi.

“Kami berhasil capai puncak Carstensz hari Sabtu kemarin, dan hari ini baru tiba di Timika,” kata Budi Herman via ponselnya, Senin (16/9).

Menurut mantan Ketua Umum Perhimpunan KANAL Ambon ini, sebelum berhasil mencapai puncak Carstensz, Ochy terlebih dahulu sukses menyelesaikan misi pendakian di enam puncak tinggi lainnya di Indonesia, yakni Kerinci di Sumatera, Semeru di Jawa, Bukit Raya di Kalimantan, Latimojong di Sulawesi, Rinjani tertinggi di Nusa Tenggara, dan Binaiya di Kepulauan Maluku.

Baca Juga  Nurdin Abdullah 2 Kali Ucap Demi Allah, Sebut Nama Edy

“Setelah sukses mencapai puncak Carstensz, Ochy telah menggenapi misi seven summitnya dan dia perempuan pertama di Maluku dan Indonesia Timur yang berhasil mendaki tujuh puncak tinggi di Indonesia,” ungkapnya.

Dikatakannya, saat tiba di puncak Carstensz, cuaca saat itu cukup cerah. Suhu udara pun cukup hangat yakni 20 derajat celcius. “Cuaca yang bersahabat membuat pendakian tidak terlalu berat,” ujarnya.

Pada misi pendakian kali ini, lanjut Budi, tim mereka berjumlah enam orang. Tiga pendaki dari Maluku, satu pendaki dari Jakarta yakni Ramandho Pradapta (summiters Indonesia), dan dua pendaki berasal dari Malaysia yakni Mohammad Taufik Ali (summiters Indonesia), dan Mohammad Hafid (pendaki tiga puncak dunia yakni Aconcagua di Argentina, Kilimanjaro di Tanzania dan Carstensz Pyramid di Indonesia).

Baca Juga  Gubernur Maluku dan Papua Diminta Fokus Rawat Pasien Positif Covid-19

Menurut Budi, situasi Papua dan Papua Barat yang sempat mencekam, membuat dia dan timnya hampir urung berangkat menjalankan misi pendakian. “Namun berangsurnya kondusif situasi keamanan Papua dan Papua Barat, akhirnya membuat kami tetap jalan. Selama perjalanan, situasi aman-aman saja,” kata fonder Peak Outdoor Services ini. (red)