Sasar Program MBG, Dinas Perikanan Malra Dorong Ikan Lokal Jadi Bakso Bergizi

oleh -15 Dilihat
Wakil Bupati Malra Charlos Viali Rahantoknam, mengatakan potensi perikanan yang dimiliki daerah harus mampu diolah menjadi produk pangan bernilai tambah sehingga manfaat ekonominya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

Dari Gizi hingga Ekonomi Nelayan dan UMKM

Pemanfaatan ikan lokal untuk mendukung kebutuhan pangan bergizi dinilai memberikan manfaat ganda bagi Maluku Tenggara.

Di satu sisi, produk olahan berbasis ikan dapat menjadi sumber protein untuk mendukung pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat, khususnya anak-anak sebagai penerima manfaat program MBG.

Di sisi lain, peningkatan pengolahan hasil perikanan dapat menciptakan peluang usaha baru bagi nelayan dan pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

Rantai ekonomi tersebut dapat dimulai dari nelayan sebagai penyedia bahan baku, pelaku pengolahan sebagai produsen, hingga masyarakat dan lembaga penyedia makanan sebagai bagian dari pasar produk pangan bergizi.

“Pemanfaatan ikan lokal sebagai basis protein MBG merupakan solusi ganda, yakni meningkatkan status gizi masyarakat sekaligus memberikan dampak ekonomi nyata bagi nelayan dan pelaku UMKM pengolahan di Maluku Tenggara,” pungkasnya.

Baca Juga  Iran Klaim Tangkap Drone Bawah Laut AS di Pintu Masuk Selat Hormuz

Dengan pelatihan tersebut, Pemerintah Kabupaten Malra berharap pengolahan hasil laut tidak berhenti sebagai kegiatan pelatihan semata, tetapi dapat berkembang menjadi produk pangan lokal yang memenuhi standar gizi dan keamanan pangan sekaligus memiliki prospek pasar.

Langkah itu sekaligus membuka peluang agar kekayaan laut Maluku Tenggara tidak hanya menjadi komoditas mentah, tetapi dapat diolah di daerah sendiri menjadi produk bernilai tambah dan memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat.

No More Posts Available.

No more pages to load.