Satgas Pamrahwan Maluku Batalyon Arhanud 11/WBY Bantu Masyarakat Operasi Khitan

oleh -24 views
Link Banner

Porostimur.com – Ambon: Satgas Pamrahwan Maluku Batalyon Arhanud 11/WBY membantu melaksanakan operasi khitan atau sunat untuk masyarakat kurang mampu a.n Rendy (11) di wilayah Desa Waiheru secara gratis. (25/10/2021)

Dansatgas Pamrahwan Maluku Yonarhanud 11/WBY, Letkol Arh Rendra Febrandari Suparman, S.I.P. dalam keterangan mengatakan, kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Tim Kesehatan Satgas Pamrahwan Maluku Yonarhanud 11/WBY di Pos Kotis Waiheru.

“Kegiatan khitan atau operasi sunat merupakan salah satu program di bidang kesehatan Satgas, yaitu selain memberikan pelayanan kesehatan seperti pengobatan, juga mengajak masyarakat untuk merawat diri dengan menjaga kesehatan sejak dini yaitu dengan melaksanakan khitan atau sunat,” kata Dansatgas.

Diakuinya, operasi kecil sunat ini, memang merupakan kegiatan di bidang kesehatan, namun selain itu juga merupakan bagian dari pembinaan teritorial di daerah penugasan, khususnya di wilayah Kota Ambon. Karena kegiatan ini memberikan efek kesehatan dalam jangka panjang terhadap kondisi tubuh masyarakat,” tambah Dansatgas.

Melalui program kesehatan tersebut, dapat membantu masyarakat dalam mengurangi beberapa resiko kesehatan, diantaranya yang pertama, terjadinya penyakit seksual menular, seperti herpes atau sifilis.

Baca Juga  Penyaluran Bantuan Capai 95 Persen, DPRD Apresiasi Pemkot Ambon

Kedua, lanjutnya, untuk mencegah terjadinya penyakit pada penis, seperti nyeri pada kepala atau kulup penis yang disebut fimosis dan yang ketiga, mengurangi resiko terjadinya infeksi saluran kemih yang berkaitan dengan masalah ginjal.

“Selama proses berlangsungnya operasi kecil sunat atau khitan ini, pasien tidak merasakan sakit yang berlebihan saat disunat dan terlihat lebih tenang,” jelas Dokter.

Sementara itu, orang tua pasien mengucapkan terima kasih dan rasa bangganya kepada TNI khususnya Tim Kesehatan Pos Kotis Satgas Pamrahwan Maluku Yonarhanud 11/WBY yang telah membantu masyarakat yang kurang mampu. (nur)