Sekerat Daging dan Harga Sebuah Komitmen

oleh -47 Dilihat

Barangkali itulah sebabnya kisah tentang “sekerat daging” tetap menarik untuk direnungkan. Sebab yang diuji sesungguhnya bukan kemampuan menjaga daging, melainkan kemampuan menjaga diri. Dan, memang yang paling sulit dijaga sering kali bukan sesuatu yang berada di luar diri, melainkan keinginan yang tumbuh di dalam diri sendiri.

Komitmen tidak menjanjikan hidup tanpa godaan. Ia hanya memberi seseorang alasan untuk tidak menyerah kepada setiap godaan yang datang. Ada sesuatu yang ingin dipertahankan: kepercayaan, amanah, nama baik, atau sekadar penghormatan kepada diri sendiri.

Pada akhirnya, setiap orang akan berhadapan dengan sekerat dagingnya masing-masing. Tidak selalu ada harimau yang mengawasi, tidak selalu ada hukuman yang menunggu. Kadang hanya ada diri sendiri yang tahu bahwa sebuah pilihan telah dibuat.

Baca Juga  Bahlil Siapkan Pusat Hilirisasi Petrokimia di Kaltim, Gas Alam Diolah Jadi Amonia dan Metanol

Dan mungkin di situlah harga sebuah komitmen dibayar: ketika kita mampu mengatakan tidak kepada sesuatu yang bisa kita ambil, demi sesuatu yang jauh lebih berharga untuk tetap kita miliki. (**)

No More Posts Available.

No more pages to load.