Dia pun mengatakan bahwa sejak dirinya menjadi korban dari aksi bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar pihak Rumah Sakit Bhayangkara telah memberikan perhatian serius kepada keduanya.
“Telah dilakukan operasi sebanyak lima kali dan sampai saat ini kami masih dalam tahap pengobatan dan pemulihan. Seluruh (biaya) pengobatan ditanggung penuh oleh pemerintah, Rumah Sakit Bhayangkara Makassar,” imbuhnya.
(red/liputan6)




