Selain itu, ungkap Huwae, Gubernur Maluku saat itu, ingin mengajak masyarakat agar tetap percaya kepada Pemerintah terkhususnya dirinya bahwa niat dan tekad beliau hanya ingin membangun Maluku sejajar dengan provinsi lain yang ada di Indonesia.
“Potongan video selanjutnya yang digambarkan dalam durasi 20 detik itu sesungguhnya Pak Gubernur ingin masyarakat agar jangan terlalu terpengaruh dan ambil pusing terhadap orang-orang yang mencoba memojokkan dirinya yang sudah tentu dengan segala macam cara untuk menjatuhkan Pak Murad Ismail selaku Gubernur Maluku ,” bebernya.
Huwae juga mengimbau agar masyarakat dan khususnya para mahasiwa agar tidak terpengaruh serta terprovokasi terkait video yang berdurasi 20 detik Gubernur Maluku yang saat ini sedang beredar di sosial media.
Padahal, pada kenyataannya, video yang viral itu bersumber dari laman YouTube milik Dinas Kominfo Maluku yang sudah terverifikasi, namun beberapa saat kemudian ditake down alias dihapus.
Dalam tayangan langsung (live streaming) YouTube Diskominfo Provinsi Maluku berdurasi 15 menit 07 detik itu, khususnya pada menit ke 8 detik ke-19, terdengar Gubernur Maluku mengucapkan kata kata “Jangan terpengaruh oleh kaskadu kaskadu itu”.




