HCW Menduga Adanya Konspirasi Antara BP2JK Dengan BPJN Terkait Pemenang Tender

oleh -453 views

Porostimur.com | Ternate: Halmahera Coruption Watch (HCW) Maluku Utara (Malut) menduga adanya praktek konspirasi antara Balai Pelaksana Pemilihan Jasa Konstruksi (BP2JK) Wilayah Maluku Utara dengan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) terkait pemenang tender.

Hal tersebut terlihat dalam pantauan tim HCW di lapangan yang menemukan sejumlah dokumen yang diserahkan langsung oleh pihak BPJN ke BP2JK untuk ditayang atau ditenderkan. Di lapangan tim HCW juga menemukan satu paket yang ditenderkan di Kantor BP2JK yaitu paket preservasi ruas jalan Pulau Gebe-Bandara dan ruas jalan Umera yang dimenangkan oleh PT Lambok Ulina.

“Kami menduga kuat sebelum dilakukan tender pihak BP2JK dan BPJN Wilayah Malut sudah menitipkan nama-nama kontraktor atau perusahaan untuk dimenangkan dalam sebuah tender proyek yang ada di Balai PJN”, ungkap Direktur HCW, Rajak Idrus kepada Porostimur.com, Rabu (28/7/2021).

Baca Juga  Portugal Tumbangkan Cile 2-1 dalam Laga Uji Coba Jelang Piala Dunia 2026

HCW juga menduga, bahwa ada konspirasi tender proyek hingga pada proses lelang yang dilakukan oleh BP2JK Wilayah Malut tidak sesuai dengan mekanisme lelang atau tender, misalnya salah satu paket proyek preservasi ruas jalan Pulau Gebe-Bandara dan Gebe-Umera dengan nilai pagu Rp95.555.967.000,00 dimana proyek tersebut telah dimenangkan oleh PT Lambok Ulina yang tidak mengikuti mekanisme tender dan lelang dan perusahaan tersebut diluar Maluku Utara.

No More Posts Available.

No more pages to load.