Soroti Ketimpangan Ekonomi Daerah Kepulauan, Mercy Barends: Pertumbuhan Tinggi Tak Dinikmati Rakyat

oleh -128 views
Ketua Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Undang-Undang (RUU) Daerah Kepulauan DPR RI, Mercy Chriesty Barends, menyoroti paradoks yang terjadi di sejumlah daerah kepulauan di Indonesia. Menurutnya, tingginya pertumbuhan ekonomi di wilayah kepulauan belum mampu menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan industri ekstraktif.

Porostimur.com, Jakarta – Ketua Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Undang-Undang (RUU) Daerah Kepulauan DPR RI, Mercy Chriesty Barends, menyoroti paradoks yang terjadi di sejumlah daerah kepulauan di Indonesia. Menurutnya, tingginya pertumbuhan ekonomi di wilayah kepulauan belum mampu menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan industri ekstraktif.

Hal itu disampaikan Mercy dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Pansus RUU Daerah Kepulauan bersama para pakar di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (6/7/2026).

Pertumbuhan Tinggi, Kemiskinan Masih Menghantui

Mercy mencontohkan Maluku Utara yang saat ini mencatatkan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Indonesia, yakni mencapai 19,64 persen. Selain Maluku Utara, daerah kepulauan lainnya seperti Sulawesi Tenggara dan Kepulauan Riau juga mencatatkan pertumbuhan ekonomi di atas rata-rata nasional.

Baca Juga  Iran Tegaskan Tak Akan Menyerah kepada AS, Siap Hadapi Perang Skala Penuh Jika Kesepakatan Dilanggar

Namun, menurut politisi Fraksi PDI Perjuangan itu, tingginya angka pertumbuhan tersebut tidak berbanding lurus dengan kondisi ekonomi masyarakat di tingkat bawah.

“Maluku Utara, angka pertumbuhan hari ini paling tertinggi di seluruh Indonesia Raya, 19,64 persen. Ini semua daerah-daerah kepulauan. Sultra di atas pertumbuhan ekonomi nasional, 6 atau 7 persen. Kepri, 7 sampai 8 persen,” ujar Mercy.

No More Posts Available.

No more pages to load.