Bersama Rossoneri ia mencetak 104 gol dan 84 assist dalam 306 penampilan di semua kompetisi. Ia menjadi jenderal lapangan tengah Milan waktu itu. Ia mempersembahkan satu scudetto Serie A, Piala Super Coppa Italia, Liga Champions, Piala Dunia Antarklub, dan Piala Super Spanyol.
Kaka kemudian hijrah ke Real Madrid pada 2009. Namun bersama Los Blancos menjadi awal penurunan penampilannya. Ia yang didatangkan bersamaan dengan Cristiano Ronaldo sering mengalami cedera sehingga jarang mendapatkan kesempatan bermain.
Di Real Madrid ia hanya mencatatkan 120 penampilan di semua kompetisi dan mencetak 29 gol dan 39 assist. Satu gelar La Liga Spanyol, satu Copa del Rey, dan Piala Super Spanyol ia persembahkan untuk Madrid. Sempat kembali ke AC Milan pada 2013 namun hanya bertahan satu tahun karena ia pindah ke Orlando.
Oleh Orlando sempat dipinjamkan ke klub asalnya Sao Paolo. Dan ia mengakhiri kariernya bersama Orlando pada 2017. Selama menjadi pemain Kaka pernah bekerja sama dengan pelatih top seperti Carlo Ancelotti dan Jose Mourinho.
Jika Kaka mengambil langkah sebagai pelatih, ia mungkin memiliki peluang tembus ke tim elite Eropa karena masa lalunya bersama Milan dan Madrid.
(red/republika)









