Perkuat Infrastruktur SDA di Malut, Kemen PU Bangun Sabo Dam dan Tanggul Sungai

oleh -100 views
Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo menegaskan bahwa pembangunan sabo dam menjadi langkah prioritas, terutama untuk menahan material dari hulu sungai yang kerap memicu banjir saat curah hujan tinggi.

Porostimur.com, Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen PU) melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) Maluku Utara terus memperkuat ketahanan infrastruktur sumber daya air (SDA) di Maluku Utara melalui pembangunan sabo dam dan tanggul sungai pada tahun anggaran 2026.

Program ini menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam mengurangi risiko bencana hidrometeorologi, khususnya banjir dan kerusakan daerah aliran sungai (DAS), sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan serta aktivitas masyarakat di kawasan sekitar sungai.

Sabo Dam Jadi Prioritas Pengendalian Sedimen

Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo menegaskan bahwa pembangunan sabo dam menjadi langkah prioritas, terutama untuk menahan material dari hulu sungai yang kerap memicu banjir saat curah hujan tinggi.

Baca Juga  Spesifikasi Mobil Eropa Murah yang Harganya Mulai Rp 106 Jutaan

“Kita akan percepat pembangunan sabo dam dari hulu karena sabo dam mampu menahan tekanan puing kayu, batu, dan pasir,” ujarnya.

Pembangunan tersebut mencakup dua unit sabo dam serta tanggul sungai sepanjang 0,8 kilometer yang tersebar di wilayah Kota Ternate dan Kabupaten Halmahera Utara.

Sebaran Proyek dan Nilai Anggaran

Di Kota Ternate, pekerjaan dilakukan di Kecamatan Ternate Selatan dan Ternate Pulau dengan nilai kontrak mencapai Rp24,61 miliar dan masa pengerjaan 266 hari kalender.

Selain itu, pembangunan pengendali sedimen juga dilakukan di Sungai Kastela dengan nilai kontrak Rp15 miliar dan waktu pelaksanaan 246 hari kalender.

No More Posts Available.

No more pages to load.