Porostimur.com | Daruba: Bupati Morotai, Benny Laos mengatakan, Pemda Morotai akan memperpanjang pemberlakuan program Kartu Morotai Sejahtera (KMS) guna membantu masyarakat prasejahtera, mulai dari lahir hingga meninggal.
Menurut Benny Laos, Kartu Morotai Sejahtera (KMS) adalah program peningkatan taraf kesejahteraan, peningkatan kualitas dan kelangsungan hidup, pemulihan fungsi sosial dan peningkatan ketahanan sosial serta kepedulian dan tanggung jawab sosial dari negara (Pemda Morotai) terhadap warga.
“Kartu Morotai Sejahtera (KMS) diterbitkan sejak 2018 oleh Pemda Morotai, bekerja sama dengan Bank Negara Indonesia (BNI). KMS hanya diberikan kepada lansia (>65 tahun)—terlantar secara psikis dan sosial, janda cerai mati, penyandang disabilitas, dan anak yatim piatu,” ujarnya.

Benny menjelaskan, setiap pemegang KMS masing-masing menerima bantuan Pemda setiap tiga bulan. Total besaran alokasi anggaran untuk program KMS awalnya sebesar 7,9 milyar. Sejak 2019, alokasi dana untuk KMS terus bertambah. Kini dana KMS mencapai 10,8 Milyar.
Untuk diketahui, saat ini setiap Kecamatan di Pulau Morotai telah terpasang mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM). Saat waktu penerimaan tiba, pemegang KMS dapat menariknya langsung di mesin ATM di masing-masing kecamatan.




