Takut Lukisan

oleh -248 views

Oleh: Made Supriatma, Peneliti dan jurnalis lepas. Saat ini bekerja sebagai visiting research dellow pada ISEAS-Yusof Ishak Institute, Singapura

PAMERAN tunggal dari pelukis Yos Suprapto dibatalkan oleh Galeri Nasional. Pameran yang bertema Kebangkitan: Tanah Untuk Kedaulatan Pangan ini rencananya akan menampilkan 30 lukisan.

Namun menjelang pembukaan, kurator yang ditunjuk untuk pameran ini, Suwarno Wisetrotomo, meminta pelukis Yos Suprapto untuk menurunkan lima lukisan.

Yos menolak permintaan itu karena menurutnya lima lukisan itu sangat berkaitan dengan tema pamerannya. Walaupun demikian, ia setuju untuk membungkus dua lukisan dengan kain hitam. Pihak kurator dan Galeri Nasional tidak setuju. Mereka mematikan lampu ruang pameran dan mengunci pintu.

Yos sendiri akhir memutuskan untuk membatalkan pameran. Ia bersiap untuk membawa pulang lukisan-lukisannya balik ke Yogya, tempat ia berdomisili.

Baca Juga  Antisipasi El Nino 2026, Distan Kota Tual Siapkan Perencanaan Musim Tanam

Memang ada yang aneh dalam proses ini. Seminim pengetahuan saya tentang seni, pihak kurator seharusnya menjadi pihak yang memilih lukisan, meletakkannya dalam konteks, dan memberi warna seluruh pameran. Setahu saya, seorang kurator adalah orang yang paling tahu tentang pelukis dan lukisannya.

Jadi aneh ketika seorang kurator meminta pelukisnya menurunkan lukisannya menjelang pameran.

No More Posts Available.

No more pages to load.