Tangani Corona, Pemkot Ambon Pakai Jurus Pembatasan Kegiatan Masyarakat

oleh -277 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Pemerintah Kota Ambon akan memberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKK) sebagai upaya menekan penyebaran COVID-19.

Dan dalam kerangka itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon kini tengah menyiapkan payung hukum berupa Peraturan Walikota (Perwali).

“Pemerintah Kota harus mengambil langkah lebih awal, karena sesuai Undang-Undang, pemerintah daerah memiliki kewenangan untuk menetapkan dengan peraturan tersendiri demi kepentingan rakyat dan masyarakat,” kata Walikota Ambon, Richard Louhenapessy saat memberikan keterangan pers, Selasa (2/6/2020), di Balaikota Ambon.

Louhenapessy mengakui, laju penambahan pasien terkonfirmasi COVID-19 di Kota Ambon sangat signifikan, karena itu, langkah antisipasi harus sesegera mungkin dilakukan.

“Hal-hal yang diatur dalam Perwali, kurang lebih sama dengan apa yang ditekankan dalam PSBB, yang disesuaikan dengan kebutuhan daerah. Dikatakan sama, karena selain larangan ada juga sanksi-sanksi yang diberlakukan bagi masyarakat yang melanggar aturan yang ditentukan didalam Perwali tersebut,” ungkapnya.

Baca Juga  Yopie Latul, Meninggal Dunia karena Covid-19

Richard bilang, sebelum penerapan aturan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM), akan ada sosialisasi yang dilakukan selama beberapa hari, agar masyarakat dapat memahami aturan yang nanti diberlakukan.

“Sesungguhnya sebagaian besar masyarakat sudah memahami langkah-langkah pencegahan COVID-19, namun tidak dipungkiri masih ada juga masyarakat yang acuh tak acuh. Karena itu, kita terapkan sistem Pembatasan dengan memberikan sanksi bagi para pelanggar, baik sanksi lisan, tulisan dan sanksi sosial, namun ada juga sanksi berupa denda bagi jenis-jenis pembatasan usaha yang melanggar aturan,” demikian Walikota. (red/agi)